Shaloom...

Shaloom...

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Sub menu section

Break

Page

Interview Istimewa: Mohamad Aan Ansori


BERHATI-HATILAH DENGAN PUJIAN!

 
Mohamad Aan Ansori, yang akrab disapa Gus Aan, adalah seseorang dengan hati yang besar untuk mengubah pandangan saudara kita muslim, dengan caranya yang unik. Dalam kegiatan Kemah Raya 2015  KPPM MD Malang I, bertempat di Coban Rondho, Pujon,  ia menjadi salah satu nara sumber dalam sesi obrolan pagi, bertajuk “Kepekaan Sosial”, (4/7). Obrolan pagi yang hangat, dengan kobaran api semangat bagi para pemuda KPPM MD Malang I.
Pria kelahiran Jombang, 39 tahun lalu, mempunyai slogan “Menolak Tua”, tidak boleh terlihat tua. Slogan ini didukung dengan rambut merahnya yang nyentrik dan membuatnya terlihat lebih muda. Tahukah kalian, asal panggilan “Gus”, menunjukkan adanya keturunan dari kyai atau darah biru di pesantren. Gus berasal dari kata bagus. Sedangkan sapaan Ning untuk para wanita, berarti bening. Namun makna panggilan ini sudah tidak sama seperti itu, aktivis NU memanggil Gus untuk menghormati orang lain, entah itu karena adanya keturunan kyai ataupun tidak. 

 Yang sama jangan dibedakan, yang beda jangan disamakan, ungkap Gus Aan, mengutip dari pernyataan Gus Dur. “Kalimat simple yang berarti banyak. Kita harus benar-benar tahu apa persamaan dan perbedaan setiap umat beragama. Salah satunya, perbedaan cara beribadah dan berdoa yang memang sama sekali tidak bisa disamakan. Yuk, mari berjalan bersama dengan cara beribadah yang berbeda, toh tidak mengganggu. Agama merupakan “Hibriditas” cangkokan dari agama yang lain. ATM, Amati Tiru Modifikasi, “ tegasnya. 

Banyak sekali hal yang telah dilakukan Gus Aan, terkait hubungannya menjalin hubungan antar umat, seperti menolak pembakaran gereja. Tentu saja tindakan ini menimbulkan pro dan kontra. Hingga tak jarang keluar pernyataan, Lik mbelani wong Kristen aja nemen-nemen!” dari beberapa kawannya.

Berada dalam posisi tersebut tentu bukan hal yang mudah bagi Gus Aan. Namun satu kata yang membuatnya tetap merasa “nyaman”, nyaman dalam membela hak sesama, tidak peduli apapun agamanya. Menurut dia nyaman adalah surga kita di dunia ini. Kalau nyaman tidak akan ada alasan untuk berhenti dan pasti melakukan dengan sukacita.  
Berhati-hatilah terhadap pujian. Pujian adalah racun, sedang caci maki adalah gizi!imbau Gus Aan mengingatkan para pemuda KPPM MD Malang I.(VA)
 
Share on Google Plus

About M1_media

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Komen
    Facebook Komen

0 komentar:

Posting Komentar

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut